kaltim.jpnn.com, SANGASANGA - Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan sejumlah pesan saat menjadi inspektur upacara (Irup) Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga, Selasa (27/1).
Peristiwa ini menjadi bagian penting mozaik sejarah perjuangan bangsa Indonesia, terkhusus dari Kaltim.
Momen ini mengingatkan sejarah perjuangan rakyat Kaltim pada 27 Januari 1947.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji saat menjadi inspektur upacara Peringatan Merah Putih Sangasanga. Foto: Dokumentasi Adpimprov
Kala itu, rakyat Sangasanga menunjukkan keberanian luar biasa dengan mengangkat senjata dan tekad, menentang upaya penjajah yang hendak kembali menguasai minyak Kalimantan Timur.
“Dengan semangat persatuan, Merah Putih dikibarkan sebagai simbol kedaulatan dan harga diri bangsa,” kata Wagub Seno dikutip dari akun resmi Pemprov Kaltim, Selasa (27/1).
Wagub Seno mengatakan sejarah perjuangan Sangasanga menegaskan kemerdekaan Indonesia hanya bisa diraih dengan semangat kolektif rakyat, termasuk dari pelosok daerah.
“Sangasanga membuktikan bahwa perjuangan tidak mengenal pusat dan pinggiran. Perjuangan harus dilakukan secara bersama-sama,” tegas Wagub Seno.


















.jpeg)






















