Integritas Pendidikan di Tengah Ujian Kepercayaan

2 hours ago 13

Oleh: Ir. Ibnu Prakoso, M.Sos - Pemerhati sosial-politik serta kebijakan publik & Alumnus PPRA LVIII Lemhannas RI (2018), dengan fokus pada pembangunan karakter dan jati diri bangsa, serta isu pendidikan, dan ketahanan nasional.

Integritas Pendidikan di Tengah Ujian Kepercayaan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pemerhati sosial-politik serta kebijakan publik & Alumnus PPRA LVIII Lemhannas RI (2018), dengan fokus pada pembangunan karakter dan jati diri bangsa, serta isu pendidikan, dan ketahanan nasional Ir. Ibnu Prakoso, M.Sos. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - Pendidikan tidak cukup hanya melahirkan orang-orang cerdas; ia harus melahirkan manusia yang jujur. Di situlah kehormatan sebuah bangsa dipertaruhkan.

Dalam beberapa waktu terakhir, ruang publik diwarnai berbagai polemik yang bersinggungan dengan dunia pendidikan—mulai dari keaslian, legitimasi, hingga integritas.

Terlepas dari siapa yang menjadi objek perbincangan, fenomena ini mengingatkan kita pada satu hal mendasar:

Kepercayaan terhadap pendidikan tidak boleh retak. Fenomena ini tidak muncul dalam ruang hampa.

Perkembangan teknologi informasi membuat masyarakat semakin mudah mengakses sekaligus menguji berbagai informasi, termasuk yang berkaitan dengan rekam jejak pendidikan seseorang.

Dalam pengamatan saya, ruang publik hari ini bergerak sangat cepat, tetapi sering kali tidak diikuti dengan kejernihan verifikasi.

Akibatnya, spekulasi mudah berkembang dan berpotensi mengaburkan kebenaran itu sendiri.

Ketika pendidikan direduksi sekadar menjadi simbol administratif, yang tergerus bukan hanya makna ijazah, tetapi juga fondasi moral yang seharusnya menyertainya.

Pendidikan tidak cukup hanya melahirkan orang-orang cerdas; ia harus melahirkan manusia yang jujur. Di situlah kehormatan sebuah bangsa dipertaruhkan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |