jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membidik situasi infrastruktur Aceh membaik sebelum bulan Ramadan yang jatuh pada pertengahan Februari 2026.
AHY menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan masyarakat tidak berada dalam kondisi sulit yang terlalu lama.
“Mudah-mudahan sebelum bulan suci Ramadan, masyarakat, saudara-saudara di Aceh bisa lebih baik kondisinya, kehidupan sehari-harinya,” ujar AHY dikutip Selasa (27/1).
Salah satu wujud kehadiran negara adalah rumah hunian sementara (huntara) yang mulai ditempati oleh masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh pada September 2025.
“Tiga hari yang lalu, saya baru kembali setelah beberapa kali melakukan pengecekan langsung ke lapangan di Aceh Tamiang. Kondisinya sudah lebih baik daripada kondisi-kondisi awal,” ujar AHY.
AHY berkomitmen untuk memastikan rekonstruksi, utamanya untuk infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dukungan air bersih, rumah sakit, sekolah, dan rumah ibadah tetap dikawal dengan ketat.
“Tentu kami juga masih mengawal rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” kata AHY.
Diwartakan sebelumnya, AHY meresmikan hunian sementara yang dibangun Kementerian PU, di Aceh Tamiang (22/1) sebanyak 84 unit.





















.jpeg)






















