Indonesia Makin Gencar Optimalkan Bauksit untuk Memperkuat Rantai Pasok Hilirisasi

1 day ago 23

Indonesia Makin Gencar Optimalkan Bauksit untuk Memperkuat Rantai Pasok Hilirisasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Besarnya cadangan bauksit yang siap ditambang menunjukkan Indonesia memiliki modal mineral yang sangat kuat untuk mendorong hilirisasi dan industrialisasi nasional. Foto: Dokumentasi MIND ID

jpnn.com, JAKARTA - Pemanfaatan dan hilirisasi bauksit semakin krusial untuk memperkuat rantai pasok industri dalam negeri.

Bauksit yang diolah menjadi alumina dan aluminium merupakan bahan baku strategis bagi berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, konstruksi, transportasi, hingga energi terbarukan.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sumber daya bauksit Indonesia mencapai sekitar 7,4 miliar ton, dengan cadangan sekitar 2,7 miliar ton di antaranya berstatus siap ditambang.

Indonesia Makin Gencar Optimalkan Bauksit untuk Memperkuat Rantai Pasok Hilirisasi

Besarnya cadangan tersebut menunjukkan Indonesia memiliki modal mineral yang sangat kuat untuk mendorong hilirisasi dan industrialisasi nasional.

Namun demikian, pemanfaatan cadangan bauksit tersebut selama ini belum optimal.

Hal ini tercermin dari pola produksi yang masih sangat bergantung pada ekspor bijih mentah.

Produksi bijih bauksit nasional sempat mencapai 31,8 juta ton pada 2022. Setelah penerapan larangan ekspor bahan mentah, produksi menurun menjadi sekitar 19 juta ton pada 2023 dan kembali menyusut menjadi 16,8 juta ton pada 2024.

Besarnya cadangan bauksit yang siap ditambang menunjukkan Indonesia punya modal mineral yang sangat kuat untuk mendorong hilirisasi & industrialisasi nasional

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |