Hasto Kristiyanto Jaga Stamina Demokrasi dengan Lari Pagi di Makati

2 hours ago 13

Hasto Kristiyanto Jaga Stamina Demokrasi dengan Lari Pagi di Makati

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memulai hari pertama rangkaian forum Council of Asian Liberals and Democrats (CALD) di Filipina dengan aktivitas lari pagi. Foto: PDIP

jpnn.com, FILIPINA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memulai hari pertama rangkaian forum Council of Asian Liberals and Democrats (CALD) di Filipina dengan aktivitas lari pagi. Pada Jumat (27/3), ia menyusuri kawasan pusat bisnis Makati dengan mengenakan kaos merah bertuliskan “Soekarno Run” yang mengandung pesan “Berlarilah di Atas Kaki Sendiri”.

Sebelum memacu langkah dari Hotel Dusit Thani menuju Ayala Triangle Gardens, Hasto melakukan serangkaian gerakan pemanasan di area lobi hotel. Ia menegaskan bahwa aktivitas fisik ini memiliki makna ideologis yang ia bawa ke kancah internasional.

“Berlari dengan kaos ini di negeri tetangga adalah pengingat bahwa di mana pun kita berada, prinsip Berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri harus selalu dibawa. Ini bukan sekadar olahraga, tapi laku batin untuk tetap teguh pada identitas bangsa,” ujar Hasto.

Dalam sesi lari pagi itu, Hasto didampingi sejumlah staf dan fungsionaris PDIP yang tergabung dalam delegasi forum CALD. Ia juga menggunakan kesempatan tersebut untuk mengamati kondisi ruang publik dan gaya hidup warga setempat. Menurutnya, antusiasme warga Jakarta terhadap olahraga terlihat lebih tinggi dibandingkan warga Makati.

“Ini Jumat pagi, biasanya di Jakarta hari Jumat banyak warga berolahraga. Di sini antusiasme kurang,” ungkapnya.

Ia juga mencatat kawasan Makati masih didominasi kendaraan bermesin diesel, namun menyoroti bahwa gedung-gedung pencakar langit di kota itu tidak dilengkapi pagar atau sekat sehingga ruang publik terasa lebih luas. “Sehingga dengan tanpa pagar dan sekat, ruang publik jadi justru lebih besar. Ini bagus kalau mau dicontoh untuk manajemen Kota Jakarta,” kata Hasto.

Saat berlari mengelilingi Ayala Triangle Gardens, Hasto sempat berfoto di dekat patung banteng yang ditemuinya di taman tersebut. Baginya, kebugaran fisik menjadi modal penting dalam menghadapi diskusi diplomasi yang berat.

“Politik itu sejatinya adalah maraton, bukan sprint. Ia membutuhkan napas panjang, daya tahan menghadapi tekanan, dan keteguhan hati untuk tetap berada di jalur yang benar,” ujar Hasto.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengawali forum CALD di Manila dengan lari pagi bawa semangat Berdikari dan filosofi politik maraton.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |