jpnn.com, JAKARTA - Persoalan kualitas udara masih menjadi tantangan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Di Jakarta, polusi udara menjadi bagian dari keseharian masyarakat urban, sementara kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan serta aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau turut menunjukkan beragam faktor yang dapat memengaruhi kualitas udara.
Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam peringatan International Day of Clean Air for Blue Skies atau Hari Udara Bersih Internasional yang diperingati setiap 7 September.
Momentum ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya udara bersih serta mendorong peran masyarakat dan pemangku kepentingan dalam merespons persoalan kualitas udara.
Bicara Udara dengan fasilitasi Clean Mobility Collective Global menggelar rangkaian kegiatan bertema “Navigating Pollution: Living Smart, Breathing Better”.
Kegiatan tersebut meliputi Run for Clean Air, Games City Quest, dan Yapping Polusi Udara bersama anggota DPRD Jakarta serta Direktur Operasional TransJakarta.
Rangkaian kegiatan tersebut mengangkat isu healthy commute atau perjalanan sehat, terutama bagi masyarakat yang berjalan kaki, bersepeda, dan menggunakan transportasi publik.
Peserta diajak merefleksikan pengalaman bermobilitas di Jakarta serta pentingnya dukungan kebijakan dan infrastruktur untuk mengurangi risiko paparan polusi.
















































