jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperingati Hari Pabean Internasional (HPI) atau International Customs Day 2026 pada Senin, 26 Januari 2026.
Peringatan HPI tahun ini mengusung tema 'Customs Protecting Society Through Vigilance and Commitment' yang menegaskan peran strategis Bea Cukai dalam melindungi masyarakat melalui kewaspadaan dan komitmen berkelanjutan di tengah dinamika global.
Tema HPI 2026 dimaknai sebagai penguatan peran Bea Cukai sebagai community protector.
Peran tersebut diwujudkan melalui pengawasan lalu lintas barang di perbatasan, penegakan hukum kepabeanan dan cukai, perlindungan keamanan dan keselamatan masyarakat, serta dukungan terhadap stabilitas sosial dan perekonomian nasional.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama menyampaikan instansinya tidak hanya menjalankan fungsi sebagai unit eselon I di Kementerian Keuangan, tetapi juga merupakan bagian dari komunitas kepabeanan global di bawah World Customs Organization (WCO).
“Sebagai anggota WCO, Bea Cukai Indonesia tidak hanya berperan di tingkat nasional, tetapi juga aktif berkontribusi dalam organisasi kepabeanan internasional,” kata Djaka dalam keterangannya, Selasa (27/1).
Peran aktif tersebut diwujudkan melalui berbagai program kerja sama internasional, termasuk pemberian bantuan pembangunan dan penyelenggaraan pelatihan teknis bagi negara-negara di kawasan Asia Pasifik.
Sejumlah fasilitas Bea Cukai, seperti Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bea dan Cukai, Balai Laboratorium Bea dan Cukai, serta Unit Anjing Pelacak (K-9) telah diakui oleh WCO sebagai pusat pelatihan regional Asia Pasifik.





















.jpeg)






















