jpnn.com, JAKARTA - Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) per 31 Desember 2024 mencatat sebanyak 237.196 guru honorer yang masuk data pokok pendidikan (Dapodik).
Dari jumlah tersebut sebanyak 124 ribuan berusia di bawah 35 tahun. Selebihnya di atas 35 tahun.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sendiri memastikan hanya 237.196 guru honorer atau non-ASN yang akan diselesaikan.
Penyelesaiannya sesuai mekanisme yang diatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan kebutuhan formasi guru ASN tahun ini sebanyak 498 ribu.
"Kebutuhan guru ini sudah disampaikan kepada Bu MenPANRB Rini Widyantini. Nah, saran Bu Menteri, lakukan redistribusi guru dahulu," kata Dirjen Nunuk, Minggu (17/5/2026).
Setelah dilakukan redistribusi guru, lanjutnya, baru kekurangannya dipenuhi melalui rekrutmen CASN. Jadi, 237.196 guru honorer atau non-ASN ini berpeluang ikut seleksi CASN, apakah CPNS maupun PPPK.
"Kemendikdasmen mengikuti mekanisme yang dibuat KemenPANRB. Yang pasti tahun depan adanya guru ASN, sesuai mandat UU 20 Tahun 2023 tentang ASN," terangnya.








































