jpnn.com, LUMAJANG - Gunung Semeru tiga kali pada Minggu (17/5) pagi, yakni pukul 05.37 WIB, 07.44 WIB, dan 07.46 WIB.
"Erupsi pertama terjadi pada pukul 05.37 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 4.176 mdpl," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Yadi Yuliandi dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Minggu (17/5).
Menurut Yadi, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara.
Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 189 detik.
Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 07.44 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak (4.176 mdpl).
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 118 detik," terangnya.
Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali erupsi pada pukul 07.46 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak (4.376 mdpl).
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 138 detik," katanya.








































