jabar.jpnn.com, KOTA CIREBON - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon akan menggelar Festival Topeng Internasional pada November 2026 sebagai upaya memperkuat promosi wisata budaya sekaligus memperkenalkan seni topeng khas Cirebon kepada masyarakat internasional.
Kegiatan tersebut akan diselenggarakan melalui kolaborasi dengan International Mask Festival (IMF) Solo, yang telah berpengalaman menggelar festival bertaraf internasional selama lebih dari satu dekade.
Kepala Disbudpar Kota Cirebon Agus Sukmanjaya mengatakan, kerja sama dengan IMF Solo menjadi langkah strategis untuk memastikan penyelenggaraan festival berjalan sesuai standar ajang budaya internasional.
"Tahun ini skalanya internasional karena kita memang berkolaborasi dengan IMF Solo, yang memang mereka sudah berjalan belasan tahun," kata Agus.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan akan diawali dengan Festival Topeng di Solo pada 13-14 November 2026.
Selanjutnya, para delegasi dijadwalkan tiba di Cirebon pada 15 November sebelum mengikuti pementasan utama pada 16 November 2026 di kawasan Taman Air Goa Sunyaragi.
Menurut Agus, kolaborasi tersebut juga menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Cirebon untuk mempelajari penyelenggaraan agenda budaya bertaraf internasional.
"Jujur, untuk menggelar event internasional kami belum punya pengalaman, maka tahun ini ada pendampingan dari teman-teman IMF Solo," ujarnya.








































