jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Platform layanan transportasi listrik pintar Evista resmi memperluas operasionalnya ke Kota Surabaya dengan membuka layanan di Bandara Internasional Juanda mulai 5 Januari 2026.
Ekspansi ini menjadi bagian dari komitmen Evista dalam menghadirkan mobilitas bandara yang modern, premium, efisien, dan zero-emission melalui pemanfaatan armada kendaraan listrik terbaru.
Peresmian ekspansi Evista di Bandara Juanda dilakukan CEO & Co-Founder Evista Erlang Hadiwiguna dan dihadiri jajaran manajemen dan perwakilan stakeholder Bandara Internasional Juanda Surabaya.
Erlang menyampaikan mobilitas masa depan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan kendaraan listrik, tetapi juga pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
“Ekspansi ke Surabaya adalah langkah penting bagi kami dalam mendorong transformasi mobilitas bandara di Indonesia. Evista hadir untuk memberikan pengalaman transportasi yang lebih canggih, nyaman, dan berkelanjutan di era zero-emission,” ujar Erlang, Senin (5/1).
Dia menilai Surabaya sebagai kota strategis, sedangkan Bandara Internasional Juanda merupakan salah satu bandara tersibuk di Indonesia yang siap mengadopsi solusi mobilitas masa depan.
Pada tahap awal, Evista mengoperasikan dua armada EV unggulan, yakni BYD M6 dan BYD Denza. Kedua kendaraan tersebut dipilih karena menawarkan kenyamanan kelas premium, efisiensi tinggi, serta pengalaman berkendara yang lebih senyap dan ramah lingkungan.
Evista menghadirkan tiga layanan utama bagi masyarakat Surabaya dan para traveler di Bandara Juanda, yaitu EV Airport Transfer Service, EV Reservation Service, dan EV Rental Service.












































