jpnn.com, YOGYAKARTA - Duo dub/reggae/bass asal Yogyakarta, Dubyouth, kembali menghadirkan karya terbaru.
Kali ini, Dubyouth berkolaborasi dengan Uncle T lewat lagu yang bertitel Favelanesia.
Lagu tersebut menjadi eksperimen audio yang mempertemukan keliaran irama jalanan Rio de Janeiro dengan ketegasan flow Raggamuffin (rap khas Jamaika).
Favelanesia bukan sekadar judul lagu, melainkan sebuah istilah konseptual yang menjembatani kultur favela Brazil dengan identitas Nusantara.
Lagu itu mengawinkan estafet energi dari baile funk (tamborzao beat yang bouncy dan intens) dengan toasting cepat gaya Raggamuffin yang sarat akan pesan street-culture, unity, serta semangat kebersamaan.
Uncle T merupakan vocalist/MC dan produsen soundsystem culture yang dikenal lewat kepiawaiannya mengolah vokal raggamuffin/toasting khas Pasifik dan Nusantara.
Berasal dari Alor, Nusa Tenggara Timur, dan aktif berjejaring di skena musik independen, Uncle T konsisten membawa warna kearifan lokal dalam setiap karya raggamuffin.
Karakter vokalnya yang punchy, artikulatif, dan sarat akan narasi jalanan menjadikannya salah satu sosok pembeda dalam lanskap musik bass, reggae, dan dancehall tanah air.










.jpeg)





























