jpnn.com, BANDUNG - Polisi menangkap sembilan orang terkait kasus pengeroyokan salah sasaran terhadap dua pemuda yang disangka sebagai pelaku begal di Baleendah, Bandung.
Akibat pengeroyokan salah sasaran tersebut mengakibatkan kedua korban harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
“Sejumlah pelaku sudah kami amankan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka, di antaranya luka sobek di kepala, gigi patah, pembengkakan, serta luka dalam, sehingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit,” kata Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki Rukmansyah di Bandung, Jumat.
Menurut kesaksian yang dihimpun kepolisian, peristiwa tersebut menimpa dua pemuda berinisial FH dan RR, warga Kecamatan Ciparay, yang saat kejadian baru pulang setelah membeli baju dari Kota Bandung pada Jumat (20/3).
Dalam perjalanan, sepeda motor yang mereka gunakan kehabisan bahan bakar sehingga keduanya terpaksa mendorong kendaraan di kawasan Baleendah.
Namun, saat tiba di jalanan menurun, rem sepeda motor dilaporkan tidak berfungsi hingga kendaraan masuk ke selokan.
Setelah berhasil mengangkat kendaraan, korban kemudian dihampiri sekelompok orang yang menanyakan apakah mereka pelaku begal.
Meski telah membantah, kelompok tersebut diduga tidak percaya dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban.











































