jateng.jpnn.com, SEMARANG - Rumah sopir Supriyono alias Botok, aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) rusak. Tampak kaca rumah di Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pecah berlubang, seperti terkena peluru.
Teror tersebut terjadi saat Botok memimpin AMPB mengikuti aksi unjuk rasa yang menuntut pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset dan hukuman mati untuk koruptor di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Jakarta.
Kapolsek Trangkil AKP Suntoro menyampaikan telah mengecek lokasi setelah menerima informasi adanya kerusakan pada kaca pintu rumah warga tersebut.
“Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengumpulkan informasi awal terkait kejadian tersebut,” kata AKP Suntoro, Kamis (27/8).
Dia menjelaskan kerusakan pada kaca pintu rumah milik warga bernama Sri Suryanti tersebut diketahui setelah ditemukan pecahan kaca dan empat butir gotri di sekitar bagian dalam pintu.
“Kepolisian masih mendalami untuk memastikan penyebab kerusakan serta keterkaitan benda yang ditemukan dengan peristiwa tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Yuliyanto menyatakan akan tetap merespons setiap informasi yang berkaitan dengan keamanan masyarakat meskipun belum terdapat laporan resmi dari korban.
“Tidak harus menunggu adanya laporan terlebih dahulu. Langkah awal ini penting untuk memastikan situasi, mengetahui fakta yang sebenarnya, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kombes Yuliyanto.






































