Danone Indonesia Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular dari Hulu ke Hilir

4 hours ago 17

Danone Indonesia Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular dari Hulu ke Hilir

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Closing the Loop: Circular Economy as a Competitive Advantage pada acara Katadata SAFE 2026 di Jakarta, Kamis (17/9). Foto: dok Katadata

jpnn.com, JAKARTA - Ekonomi sirkular kini menjadi kebutuhan strategis bagi dunia usaha. 

Danone Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang telah menerapkan pendekatan ekonomi sirkular, khususnya dalam pengelolaan sampah plastik.

Danone berupaya terus memenuhi tuntutan untuk menerapkan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.

Public Affairs and Sustainability Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo mengatakan pengelolaan sampah tidak cukup jika hanya ditempatkan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Hal itu diungkapkan Karyanto dalam sesi Closing the Loop: Circular Economy as a Competitive Advantage pada acara Katadata SAFE 2026 di Jakarta, Kamis (17/9).

Menurutnya, inisiatif pengumpulan dan pengolahan sampah perlu terintegrasi dalam model bisnis agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari perencanaan perusahaan.

“Jika inisiatif ekonomi sirkular sudah jadi bagian dari model bisnis, setiap tahun dalam strategic planning, topik ini otomatis dibahas,” ujar Karyanto.

Ia mengungkapkan pendekatan tersebut telah dijalankan Danone Indonesia melalui AQUA sejak tahun 1993. Dengan demikian, Danone Indonesia telah menempatkan ekonomi sirkular sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Danone Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang telah menerapkan pendekatan ekonomi sirkular, khususnya dalam pengelolaan sampah plastik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |