jpnn.com, JAKARTA - Keputusan Presiden Prabowo Subianto mengangkat Suahasil Nazara sebagai menteri keuangan Republik Indonesia pada 14 September 2026 mendapat tanggapan beragam dari publik. Ada yang khawatir, tetapi tidak sedikit tetap optimistis.
Menurut Ketua Forum PPPK PGRI Nasional Dewi Nurpuspitasari menyatakan pihaknya menghormati keputusan Presiden Prabowo yang mengganti Menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Forum juga menyampaikan terima kasih kepada eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa atas perhatian dan komitmennya terhadap persoalan PPPK, khususnya terkait kesejahteraan dan kepastian status.
"Kami mengapresiasi rencana pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp31,1 triliun untuk mendukung pengalihan PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu serta rencana pengambilalihan pembayaran gaji PPPK oleh pemerintah pusat secara bertahap," kata Dewi kepada JPNN, Kamis (17/9/2026).
Namun, lanjut Dewi, jika dalam perkembangan terbaru anggaran tersebut menjadi sekitar Rp23 triliun, pemerintah perlu memberikan penjelasan secara terbuka.
Penurunan anggaran sekitar Rp8,1 triliun tentu menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran di kalangan PPPK.
Meski demikian, Dewi berharap penurunan anggaran tidak berarti penurunan komitmen pemerintah terhadap PPPK. Yang terpenting adalah memastikan kebijakan pengalihan status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu tetap berjalan dan hak-hak PPPK tetap terjamin.
Pergantian menteri keuangan juga jangan sampai mengubah kebijakan yang telah direncanakan sebelumnya.

















































