Damkarmat: Tren Kebakaran di Kota Yogyakarta Terus Menurun

4 hours ago 15

Senin, 15 Juni 2026 – 20:15 WIB

 Tren Kebakaran di Kota Yogyakarta Terus Menurun - JPNN.com Jogja

Sebuah warung makan di Kota Yogyakarta terbakar pada Selasa (5/7). Foto: Humas Polresta Yogyakarta

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta mencatat tren penurunan angka kejadian kebakaran yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini dinilai sebagai bukti keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam aspek pencegahan serta mitigasi bencana.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta Taukhid menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut saat memberikan bantuan kepada warga korban kebakaran di Kelurahan Bumijo, Senin (15/6/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, angka rata-rata kejadian kebakaran per bulan terus mengalami tren positif sebagai berikut:

  • Tahun 2023: 8 kejadian/bulan
  • Tahun 2024: 6 kejadian/bulan
  • Tahun 2025: 5,25 kejadian/bulan
  • Tahun 2026 (per Mei): 4,75 kejadian/bulan

"Ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan, mitigasi, dan konsolidasi yang dilakukan bersama masyarakat memberikan hasil yang baik. Harapannya, angka kejadian kebakaran di Kota Yogyakarta terus menurun," ujar Taukhid.

Meski angka tren secara umum menurun, peristiwa kebakaran tetap menjadi ancaman yang nyata.

Contohnya, kebakaran rumah milik warga bernama Tukiran di Kelurahan Bumijo pada Selasa (19/5) lalu, yang diduga kuat dipicu oleh gangguan instalasi listrik hingga menimbulkan percikan api.

Terkait hal tersebut, pihak Damkarmat terus mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat edukasi pencegahan dini, serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melakukan tindakan awal saat terjadi kebakaran.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Wakil Wali Kota Wawan Harmawan menyerahkan bantuan senilai Rp 20 juta yang bersumber dari Pos Belanja Bantuan Tidak Terduga (BTT).

Damkarmat menunjukkan data tentang tren kebakaran di Kota Yogyakarta yang diklaim terus menurun.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |