Damai dengan Madas, Armuji Minta Warga Surabaya Hentikan Narasi Kesukuan

22 hours ago 27

Rabu, 07 Januari 2026 – 12:47 WIB

Damai dengan Madas, Armuji Minta Warga Surabaya Hentikan Narasi Kesukuan - JPNN.com Jatim

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji alias Cak Ji mengajak masyarakat menghentikan pembangunan narasi negatif berbasis kesukuan menyusul tercapainya kesepakatan damai dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) Madura Asli Sedarah (Madas).

Kesepakatan damai tersebut dicapai dalam forum mediasi yang digelar di Kampus Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Jalan Semolowaru, Surabaya, Selasa (6/1).

Sebagai tindak lanjut hasil mediasi, Madas menyatakan komitmennya untuk mencabut laporan polisi terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang sebelumnya dilayangkan ke Mapolda Jawa Timur.

Di sisi lain, Cak Ji secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan mengakui adanya kekhilafan dalam pemilihan kata pada konten media sosialnya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait pengusiran dan sengketa lahan yang melibatkan Nenek Elina Widjajanti (80).

Pernyataan Cak Ji dalam konten tersebut sebelumnya dinilai menyinggung sentimen kesukuan serta menyudutkan ormas Madas, sehingga memicu kegaduhan di tengah masyarakat dan berujung pada pelaporan ke kepolisian.

Namun, melalui momentum perdamaian ini, Cak Ji justru mengajak warga Kota Pahlawan untuk memperkuat kerukunan, baik antarumat beragama maupun antarsuku.

“Jadi, janganlah kita mempunyai framing yang berkaitan dengan agama, kesukuan, ras, atau kerukunan yang lain. Surabaya ini kota yang heterogen dan terbuka,” ucap Cak Ji seusai forum mediasi di Kampus Unitomo Surabaya.

Pesan tersebut juga dibarengi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga kebersamaan dan kondusivitas kota.

Seusai berdamai dengan ormas Madas, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji alias Cak Ji mengajak warga menghentikan narasi kesukuan dan menjaga kerukunan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |