CFX Menggelar Diskusi Cryptalk Demi Meningkatkan Daya Saing Industri Kripto di Indonesia

1 day ago 29

CFX Menggelar Diskusi Cryptalk Demi Meningkatkan Daya Saing Industri Kripto di Indonesia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bursa Kripto CFX menyelenggarakan CFX Cryptalk di CFX Tower (2/2/2026). Foto: CFX

jpnn.com - PT Central Finansial X (CFX), bursa aset kripto pertama yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan perlunya dukungan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan industri aset kripto global.

Dukungan itu penting untuk meningkatkan jumlah konsumen yang pada gilirannya juga akan berdampak pada ekonomi nasional. Demi mencapai tujuan tersebut diperlukan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan.

Di sisi lain, struktur biaya transaksi yang kurang kompetitif saat ini memicu kekhawatiran karena konsumen tanah air yang sangat sensitif terhadap harga cenderung beralih ke platform offshore tidak berizin demi biaya yang lebih rendah.

Berdasarkan studi dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), volume perdagangan oleh konsumen Indonesia yang dilakukan melalui platform offshore tidak berizin mencapai 2,6 kali lipat lebih besar dibandingkan platform berizin di Indonesia.

Data itu menunjukkan bahwa masih terdapat ruang yang perlu dioptimalkan agar industri aset kripto nasional memiliki daya saing.

Oleh karena itu, Bursa Kripto CFX menyelenggarakan CFX Cryptalk di CFX Tower (2/2/2026), sebagai upaya meningkatkan daya saing ekosistem aset kripto nasional terhadap industri aset kripto global, khususnya pada aspek struktur biaya transaksi, serta mengeksplorasi potensi solusi untuk menjadikan pasar domestik semakin atraktif.

Dalam CFX Cryptalk edisi perdana tersebut, turut hadir Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Djoko Kurnijanto; Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2017–2022 dan saat ini menjabat
sebagai Komisaris Bursa Kripto CFX, Hoesen; Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani; dan Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Robby.

"Aspek regulasi dan pengawasan oleh otoritas, serta dukungan ekosistem perdagangan aset keuangan digital yang telah terbentuk, dapat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing sektor aset keuangan digital Indonesia di tingkat global," kata Djoko Kurnijanto dalam diskusi CFX Cryptalk.

PT Central Finansial X (CFX), bursa aset kripto menekankan perlunya dukungan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan industri aset kripto global.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |