Boni Hargens Optimistis Polri Mampu Tangani Wacana Black September

14 hours ago 15

Boni Hargens Optimistis Polri Mampu Tangani Wacana Black September

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Analis Politik Senior Boni Hargens. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wacana Black September telah menyebar luas di berbagai kalangan masyarakat dan media sosial.

Istilah ini merujuk pada kekhawatiran akan terjadinya aksi-aksi destabilisasi politik yang direncanakan bertepatan dengan bulan September.

Menurut analis politik dan isu intelijen Boni Hargens, fenomena ini sebenarnya tidak sepenuhnya mengejutkan.

"Bulan September memang sarat dengan momen-momen bersejarah penting di Indonesia, dan hal itulah yang menjadi daya tarik bagi pihak-pihak tertentu untuk memanfaatkannya,"  ujar Boni di Jakarta (18/9/2026).

Boni Hargens menegaskan penyebaran wacana Black September bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul tanpa dasar.

September adalah bulan yang secara historis memiliki resonansi emosional dan politik yang kuat bagi bangsa Indonesia.

Banyak peristiwa penting dalam sejarah Indonesia terjadi di bulan September, menjadikannya simbol yang mudah dieksploitasi untuk agenda tertentu.

“Salah satu contoh adalah Tragedi Semanggi II (24 September 1999) yang merupakan aksi demonstrasi mahasiswa berskala besar menolak Rancangan Undang-Undang Penanggulangan Keadaan Bahaya (RUU PKB) yang direspons represif oleh aparat, menewaskan beberapa mahasiswa termasuk Yap Yun Hap dari Universitas Indonesia,” ujar mantan Dewan Pengawas LKBN ANTARA tersebut.

Menurut analis politik dan isu intelijen Boni Hargens, fenomena ini sebenarnya tidak sepenuhnya mengejutkan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |