jpnn.com, BANDUNG - Pemain Persib Bandung Frans Putros menegaskan timnya tidak mempermasalahkan absennya pelatih kepala Bojan Hodak dalam dua laga terakhir Super League 2025/2026.
Bojan Hodak terpaksa tidak bisa mendampingi tim dari pinggir lapangan akibat harus menjalani hukuman akumulasi kartu.
Sanksi ini berlaku saat Persib menantang PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie pada Minggu malam pukul 19.00 WIB, serta saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5).
Hodak yang menjalani hukuman akumulasi kartu tidak dapat mendampingi timnya saat menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie malam ini pukul 19.00 WIB, dilanjutkan saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5).
“Tidak, kami sudah menghabiskan satu minggu ini untuk bersiap, dan saya pikir semua pemain sekarang tahu apa yang harus dilakukan, tahu taktik untuk nanti dan segalanya. Bagi saya itu tidak akan menjadi masalah,” kata Putros, dikutip dari laman resmi Persib, Minggu.
Di dua laga seperti final ini, Persib akan dipimpin asisten pelatih Igor Tolic di pinggir lapangan. Dua laga ini wajib dimenangkan Persib apabila mereka ingin menjadi juara musim ini, mengalahkan Borneo yang sama-sama memiliki 75 poin.
Tolic bukan kali pertama akan berada di tepi lapangan, karena sebelumnya ia pernah melakukan tugas yang sama di partai melawan Malut United dan Madura United.
“Tidak banyak yang bisa saya sampaikan. Kami sudah berada di periode akhir. Kini kami punya dua laga sisa, kami berjuang sampai akhir. Kami harus tampil habis-habisan, memenangkan kedua pertandingan sisa dan akan menyelesaikan musim ini dengan cara terbaik,” ungkap Tolic.








































