BMKG Ungkap Penyebab Rentetan Gempa Bumi di Kabupaten Bandung

3 hours ago 11

BMKG Ungkap Penyebab Rentetan Gempa Bumi di Kabupaten Bandung

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi gempa bumi hari ini. Grafis: arsip JPNN.com.

jpnn.com, BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 118 aktivitas gempa bumi di Kabupaten Bandung dan sekitarnya dalam kurun waktu 11 Agustus hingga 17 September 2026.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan berdasarkan hasil pemantauan hingga Kamis (17/9) pukul 08.00 WIB, gempa yang tercatat memiliki magnitudo antara 1,0 hingga 3,4.

"Dari rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya, BMKG telah mencatat 118 aktivitas gempa bumi dengan kekuatan berkisar M1,0 hingga M3,4," kata Wijayanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/9).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 113 gempa bumi dirasakan oleh masyarakat di wilayah Pangalengan, Talegong, Cisewu, dan sekitarnya. 

Gempa-gempa yang dirasakan tersebut memiliki intensitas II-III MI.

Pada skala tersebut, gerakan dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang sedang melintas.

Dia menjelaskan berdasarkan lokasi pusat gempa, rangkaian aktivitas tersebut merupakan gempa bumi dangkal.

Hasil analisis BMKG menunjukkan pusat gempa membentuk pola kelurusan ke arah barat daya - timur laut.

Penjelasan BMKG soal rentetan gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Bandung sejak Agustus - September 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |