Bitcoin Sempat Turun, Mega Whale Terpantau Tetap Borong Secara Bertahap

1 day ago 24

Bitcoin Sempat Turun, Mega Whale Terpantau Tetap Borong Secara Bertahap

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi Bitcoin. Foto: Bitocto Exchange

jpnn.com, JAKARTA - Vice President INDODAX, Antony Kusuma menjelaskan saat ini Bitcoin sering kali menjadi salah satu aset pertama yang bereaksi terhadap kepanikan global, karena sifat pasarnya yang beroperasi 24/7.

Fenomena ini tercermin dari risk-off sentiment yang terjadi secara serentak, di mana instrumen hard money tradisional seperti emas dan perak juga menyusul mengalami tekanan jual yang signifikan bersamaan dengan aset digital.

Namun, data on-chain Glassnode menunjukkan anomali yang menarik di mana terdapat perbedaan perilaku yang kontras antara kelas investor kripto.

Saat investor ritel cenderung melakukan penjualan karena panik, kelompok 'Mega-Whales' atau pemegang lebih dari 1.000 Bitcoin justru terpantau melakukan akumulasi pembelian Bitcoin secara bertahap untuk menyerap pasokan pasar yang panik.

Antony menambahkan meski pasar saat ini berada dalam fase ketakutan yang ekstrem, fundamental industri dinilai jauh lebih kokoh dibandingkan siklus serupa di tahun 2022.

Kehadiran institusi besar seperti BlackRock dan JPMorgan yang telah terintegrasi dalam ekosistem melalui ETF dan infrastruktur perbankan memberikan bantalan yang lebih kuat terhadap risiko sistemik jangka panjang.

"Sebagai langkah antisipasi, INDODAX mengimbau para investor kripto di Indonesia untuk tetap tenang dan tidak mengambil keputusan impulsif berdasarkan emosi sesaat. Penting bagi investor untuk mengevaluasi kembali manajemen risiko mereka," serunya.

Investor disarankan untuk tetap disiplin pada strategi investasi jangka panjang, mencermati dinamika pasar secara proporsional, serta terus membekali diri dengan riset mandiri.

Sebagai langkah antisipasi, INDODAX mengimbau para investor kripto Indonesia untuk tetap tenang dan tidak mengambil keputusan impulsif berdasarkan emosi sesat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |