jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Billy Mambrasar aktif mendorong implementasi kebijakan untuk mempercepat pembangunan di Papua.
Dia mengatakan saat ini tengah fokus pada penguatan sumber daya manusia melalui program beasiswa afirmasi.
Adapun saat ini, terdapat 1.623 mahasiswa Papua aktif menerima beasiswa, terdiri dari 1.347 di dalam negeri dan 276 di luar negeri.
Program tersebut mencakup LPDP – Papuan Youth Scholarship untuk jenjang S2/S3, Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) untuk S1, serta program ADEM dan Papua Cerdas untuk siswa SMA/SMK.
Di sisi lain, lebih dari 10 ribu mahasiswa Papua sedang menempuh pendidikan tinggi, sementara sekitar 45 ribu lainnya masih membutuhkan dukungan akses pendidikan.
Billy Mambrasar pun aktif mendorong perluasan akses beasiswa sekaligus pembenahan tata kelola agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Selain penguatan SDM, Billy juga menginisiasi inovasi dalam tata kelola Otonomi Khusus melalui pengembangan dashboard digital bersama mahasiswa Papua di Surabaya.
“Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi penggunaan dana OTSUS, termasuk memantau kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan anggaran,” ungkap Billy di Jakarta, Senin (30/3).











































