jpnn.com, JAKARTA - Dog Meat Free Indonesia (DMFI) di depan gerbang kompleks parlemen, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Kamis (12/2) kemarin menggelaraksi damai bertajuk Surat Cinta untuk DPR.
Aksi dari DMFI ini diikuti aktivis, masyarakat, akademisi, pegiat kesehatan publik, serta warga yang terdampak langsung oleh praktik perdagangan dan konsumsi hewan.
Dalam aksi Surat Cinta untuk DPR, DMFI menghadirkan berbagai kegiatan simbolik dan edukatif. Termasuk, pertunjukan pantomim yang menggambarkan penderitaan hewan.
Perwakilan DMFI Merry Ferdinandez menyebut aksi yang dilakukan pihaknya untuk mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perlindungan Hewan.
Sebab, kata dia, regulasi itu diyakini bisa menghentikan eksploitasi terhadap anjing dan kucing di Indonesia.
"Regulasi ini dinilai mendesak untuk menghentikan perdagangan, konsumsi, dan eksploitasi daging anjing dan kucing di Indonesia," kata dia melalui keterangan pers DMFI seperti dikutip Kamis (19/2).
DMFI dalam investivasinya mengungkap lebih dari satu juta anjing dan kucing dibantai setiap tahun untuk konsumsi.
Organisasi itu juga membeberkan mayoritas hewan diperoleh melalui pencurian, penangkapan ilegal, atau perdagangan tanpa izin.










































