jpnn.com - JAKARTA - Dunia basket Tanah Air tengah berduka setelah Tjetjep Firmansyah meninggal dunia, Sabtu (15/8).
Pria kelahiran 29 Agustus 1963 itu merupakan sosok yang tidak asing di dunia basket Tanah Air khususnya di jajaran pelatih.
Kakak kandung Ali Budimansyah itu tercatat pernah sukses menangani Aspac Jakarta dengan mempersembahkan empat gelar juara beruntun mulai Kobatama pada 2000/01, 2002/03 serta IBL pada 2003/04, 2005/06.
Pada level tim nasional karier Tjetjep juga mentereng dengan meraih medali perak di SEA Games 2001 di Kuala Lumpur.
Tercatat terakhir Tjetjep menangani Mario Wuysang dan kolega pada SEA Games 2013 di Myanmar.
Pada penghujung kariernya suami dari Puji Astutiningsih tersebut membantu tim putri PPOP DKI Jakarta berlatih di Ragunan.
Nama Tjetjep sejatinya juga masuk dalam jajaran pelatih untuk PON DKI Jakarta pada 2028 mendatang.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8) sore WIB. (fal/jpnn)









































