81 Tahun Bukan Sekadar Merdeka: Apakah Kita Benar-benar Berdaulat, Adil, dan Makmur?

3 hours ago 23

Sebuah Refleksi atas Perjalanan 81 Tahun Republik Indonesia

Oleh: Dr. I Wayan Sudirta, SH., MH -Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan dan Ketua Ikatan Alumni Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia

 Apakah Kita Benar-benar Berdaulat, Adil, dan Makmur?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan dan Ketua Ikatan Alumni Doktor Hukum Universitas Kristen Indonesia Dr. I Wayan Sudirta, SH., MH. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - Bulan ini angin kemarau kembali mengibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh penjuru Nusantara.

Di usia yang ke-81 tahun, Republik Indonesia berdiri sebagai raksasa yang terus bernapas, bertahan, dan bertumbuh di tengah gempuran zaman.

Tahun ini, kita merayakan kemerdekaan dengan tema yang terdengar begitu agung: "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

Namun, di balik gegap gempita perayaan, parade baju adat, dan upacara yang megah, mari kita berhenti sejenak.

Mari kita telanjangi makna dari 81 tahun perjalanan ini.

Sudahkah tema tersebut menjadi realitas yang dihirup oleh 280 juta rakyatnya, atau ia masih sekadar slogan kosong yang didaur ulang setiap bulan Agustus?

Darah, Air Mata, dan Evolusi Makna Perjuangan

Secara empiris, kemerdekaan bangsa ini tidak diberikan di atas nampan emas.

Di usia yang ke-81 tahun, Republik Indonesia berdiri sebagai raksasa yang terus bernapas, bertahan, dan bertumbuh di tengah gempuran zaman.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |