Beginilah Cara Israel Batasi Muslim Palestina Beraktivitas di Masjidilaqsa Selama Bulan Puasa

2 hours ago 25

Beginilah Cara Israel Batasi Muslim Palestina Beraktivitas di Masjidilaqsa Selama Bulan Puasa

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Seorang tentara Israel mengendarai tank. (Reuters)

jpnn.com, YERUSALEM - Pihak berwenang Israel terus membatasi umat Islam di Palestina yang akan beribadah di Masjidilaqsa pada Ramadan ini.

Coordinator of Government Activities in the Territories (COGAT), unit militer di bawah Kementerian Pertahanan Israel, hanya mengizinkan 10 ribu muslim memasuki masjid yang sangat dimuliakan umat Islam itu.

“Sepuluh ribu jemaah akan diizinkan memasuki Bukit Bait Suci (Haram al-Sharif bagi umat Islam, red) untuk salat Jumat selama Ramadan dengan syarat memperoleh izin harian khusus terlebih dahulu,” demikian pernyataan COGAT.

Limitasi itu bukan hanya menyangkut jumlah, melainkan juga mencakup jenis kelamin dan usia muslim Palestina yang akan diizinkan memasuki Masjidilaqsa.

Israel hanya mengizinkan tiga kelompok, yakni muslim berusia di atas 55 tahun, muslimah yang sudah berumur 50 tahun, dan anak-anak.

“… untuk anak-anak hingga usia 12 tahun jika didampingi oleh kerabat tingkat pertama,” imbuh pernyataan itu.

Selama Ramadan, biasanya ribuan warga Palestina beribadah di Masjidilaqsa, masjid di Yerusalem Timur yang merupakan situs tersuci ketiga bagi umat Islam. Namun, Israel menganeksasi dan menduduku wilayah Yerusalem pada 1967.

Pemerintah Provinsi Yerusalem bagian Palestina menyatakan otoritas Israel telah mencegah Waqf Islam -sebuah badan yang dikelola Yordania yang mengelola Masjidilaqsa- untuk melakukan persiapan rutin menjelang Ramadan di tempat suci yang juga dikenal dengan nama Baitulmaqdis itu.

Pihak berwenang Israel terus membatasi umat Islam di Palestina yang akan beribadah di Masjidilaqsa pada Ramadan ini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |