Bea Cukai Morowali Amankan BKC Ilegal Senilai Rp 178 Miliar Sepanjang Januari-Juli 2026

2 days ago 22

Bea Cukai Morowali Amankan BKC Ilegal Senilai Rp 178 Miliar Sepanjang Januari-Juli 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bea Cukai Morowali telah melakukan 222 penindakan terhadap barang kena cukai ilegal senilai Rp 178 miliar sepanjang Januari hingga Juli 2026. Foto: Dokumentasi Bea Cukai

jpnn.com, MOROWALI - Bea Cukai Morowali terus memperkuat pengawasan dan pemberantasan peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal di wilayahnya, khususnya di sekitar kawasan industri.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Bea Cukai Morowali telah melakukan 222 penindakan terhadap barang kena cukai ilegal.

Kepala Kantor Bea Cukai Morowali Muhariadi Angkat menyampaikan pihaknya telah mengamankan 1,7 juta batang batang rokok ilegal dan 1.683 liter minuman beralkohol ilegal.

"Total perkiraan nilai barang hasil penindakan mencapai lebih dari Rp 178 miliar dengan potensi kerugian penerimaan negara yang kami selamatkan mencapai Rp 7 miliar," rinci Muhariadi dalam keterangannya, Selasa (11/8).

Dari seluruh penindakan tersebut, nilai ultimum remidium hingga Juli 2026 mencapai Rp 2,7 miliar.

Muhariadi mengatakan capaian di atas menunjukkan upaya Bea Cukai Morowali dalam mengoptimalkan penerimaan negara dari penindakan barang kena cukai ilegal.

Menurut Muhariadi, penindakan terwujud melalui kegiatan pengawasan yang dimulai dari pengumpulan informasi, patroli, pemeriksaan, serta penindakan atas laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah Morowali.

"Pengawasan kami lakukan di berbagai jalur distribusi, baik melalui perusahaan jasa ekspedisi maupun tempat penjualan eceran," jelasnya.

Selain penindakan, lanjut Muhariadi, Bea Cukai Morowali juga aktif melakukan kampanye dan sosialisasi ke masyarakat untuk tidak membeli dan menjual barang kena cukai ilegal.

Bea Cukai Morowali telah melakukan 222 penindakan terhadap BKC ilegal senilai Rp 178 miliar sepanjang Januari hingga Juli 2026

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |