jpnn.com, YOGYAKARTA - Bea Cukai memperkuat perannya sebagai industrial assistance dan trade facilitator melalui berbagai kegiatan kunjungan kerja, asistensi, dan pendampingan kepada pelaku usaha di sejumlah daerah.
Sepanjang April hingga Mei 2026, kegiatan tersebut dilaksanakan Bea Cukai di Yogyakarta, Belitung, Tanjungpinang, dan Lampung.
“Melalui kunjungan dan asistensi yang dilakukan secara aktif, kami ingin memastikan pelaku usaha memperoleh pelayanan, pendampingan, dan solusi yang dibutuhkan agar kegiatan ekspor, impor, maupun produksi dapat berjalan semakin efektif dan efisien,” kata Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo dalam keterangannya, Senin (18/5).
Di Yogyakarta, Bea Cukai melaksanakan kunjungan kerja ke produsen sarung tangan kulit PT Sport Glove Indonesia yang berlokasi di Krandon, Sleman, pada Selasa (28/4).
Kunjungan yang dipimpin langsung Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta Imam Sarjono tersebut menjadi bagian dari upaya proaktif dalam memberikan asistensi kepada industri manufaktur yang berorientasi ekspor.
Dalam kunjungannya tersebut, Bea Cukai melakukan diskusi bersama manajemen perusahaan terkait proses bisnis, mulai dari alur produksi hingga aktivitas ekspor dan impor.
Pembahasan juga difokuskan pada pelayanan kepabeanan dan cukai, termasuk prosedur administrasi, pemanfaatan fasilitas, serta percepatan layanan.
Di Belitung, Bea Cukai Tanjungpandan melaksanakan kegiatan Klinik Ekspor kepada CV Bonanza pada Selasa (5/5).








































