jpnn.com - JAKARTA - Sebanyak 12 rukun tetangga (RT) dan empat ruas jalan di Jakarta Barat terendam banjir akibat hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur DKI Jakarta dan luapan Kali Pesanggrahan serta Kali Angke.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan data pada pukul 08.00 WIB, terdapat 12 RT dan empat ruas jalan yang berada di Jakbar terendam dengan ketinggian air 30-40 sentimeter (cm).
"Penyebab banjir karena curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Angke," kata Yohan di Jakarta, Sabtu (4/4).
Dia menjelaskan bahwa hujan deras yang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (3/4) menyebabkan kenaikan tinggi muka air pada sejumlah pos pantau.
Seperti Pos Pantau Sunter Hulu siaga 3 Pukul 07.00 WIB, Pos Pantau Pesanggrahan siaga 3 Pukul 19.00 WIB, Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 Pukul 18.00 WIB,
"Kemudian Pos Pantau Angke Hulu siaga 3, Pos Pantau Angke Hulu siaga 2 pukul 03.00 WIB dan menyebabkan banjir di DKI Jakarta," ujarnya.
Yohan menambahkan BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.
"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," katanya.









































