Apakah Tol Kayuagung-Palembang Terdampak Karhutla?

3 hours ago 21

Apakah Tol Kayuagung-Palembang Terdampak Karhutla?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gerbang Tol Kayuagung-Palembang. Foto: Cuci Hati/JPNN.com

jpnn.com, PALEMBANG - Kondisi lalu lintas di Tol Kayuagung-Palembang masih berjalan normal meski terdapat potensi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) selaku pengelola tol memastikan hingga Minggu (6/9/2026) pagi belum ada penutupan maupun pengalihan arus lalu lintas akibat dampak asap karhutla.

Manager Operasional PT Waskita Sriwijaya Tol Sabdo Hari Mukti menerangkan berdasarkan pemantauan pada pukul 08.00 WIB, jarak pandang di sepanjang Tol Kayuagung-Palembang masih berada di atas 200 meter.

"Dengan kondisi tersebut, lalu lintas masih dapat dilayani secara aman, normal, dan terkendali. Hingga saat ini tidak terdapat penutupan maupun pengalihan arus lalu lintas akibat dampak asap karhutla," terang Sabdo menjawab pertanyaan terkait apakah Tol Kayuagung-Palembang terdampak Karhutla di wilayah tersebut.

Meski kondisi masih dalam batas aman, WST tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan, khususnya pada titik-titik yang berpotensi terdampak asap.

Dia meminta pengguna jalan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi sekitar, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, menyalakan lampu utama, serta mengikuti arahan petugas apabila melintasi area yang terdampak asap.

WST juga memperkuat langkah mitigasi dengan meningkatkan itensitas patroli operasional di sejumlah titik yang berpotensi terdampak asap karhutla.

Selain itu, perusahaan memaksimalkan pemasangan spanduk dan rambu imbauan serta memperbarui informasi melalui Variable Message Sign (VMS) dan kanal media sosial perusahaan.

Manager Operasional PT Waskita Sriwijaya Tol Sabdo Hari M memberikan penjelasan mengimani kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |