jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah aktivis nasional dari berbagai organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Bupati Lahat Bursah Zarnubi yang dinilai berpihak pada rakyat dan selaras dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam kunjungan ke Kabupaten Lahat, para tokoh muda lintas organisasi bertemu dan berdialog dengan Bupati Bursah Zarnubi.
Mereka menyaksikan secara langsung bagaimana arah kebijakan Pemkab Lahat mengedepankan efisiensi anggaran dan transformasi ke sektor-sektor produktif seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan sesuai dengan semangat Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.
Mantan Ketua Presidium GMNI yang kini aktif di PGK Chrisman Damanik menyebut Bursah Zarnubi merupakan sosok pemimpin yang menerjemahkan keberpihakan kepada rakyat melalui visi "menata kota, membangun desa."
“Kami melihat bagaimana semangat Pak Bursah dan Ibu Widia begitu besar untuk menata kota dan membangun desa, sebagai upaya konkret dalam menciptakan kesejahteraan. Antusiasme masyarakat Lahat sangat tinggi. Mereka percaya pada kepemimpinan ini sebagai harapan baru, terutama dalam membangun ketahanan pangan dan memperkuat ekonomi desa dan kota,” ujar Chrisman dalam keterangannya, Kamis (24/4/2025).
Dia juga menekankan langkah-langkah Bursah Zarnubi dalam membangun infrastruktur irigasi untuk swasembada pangan merupakan perwujudan konkret dari visi besar Presiden Prabowo.
“Apa yang dilakukan Pak Bursah hari ini di Lahat adalah bentuk nyata dari semangat Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Ini bisa menjadi contoh nasional, dan kami berharap Wakil Kepala Staf Kepresidenan dapat menyampaikan hal ini langsung kepada Presiden," kata Chrisman.
Senada dengan itu, aktivis nasional yang juga Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sahat Martin Philip Sinurat menilai keberpihakan Bupati Bursah terlihat nyata melalui keberanian melakukan realokasi dan efisiensi anggaran, untuk mendukung sektor-sektor yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.