jpnn.com, JAKARTA - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra sepanjang November hingga akhir Desember 2025 menimbulkan dampak kemanusiaan yang signifikan.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), lebih dari 1.100 korban dilaporkan mengalami luka-luka.
Sementara itu, ratusan ribu masyarakat terdampak dan harus mengungsi akibat rusaknya permukiman, fasilitas kesehatan, serta infrastruktur publik di berbagai wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Petugas medis AdMedika dan TelkoMedika melakukan pemeriksaan tekanan darah kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor di Mesjid Bandar Mahligai, Desa Bandar Magligai, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Jumat (9/1). Foto: Dokumentasi Telkom
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom melalui PT Administrasi Medika (AdMedika) dan PT Sarana Usaha Sejahtera InsanPalapa (TelkoMedika) mendukung upaya pemulihan kesehatan masyarakat terdampak bencana di Sumatra.
Dalam kolaborasi ini, TelkoMedika berperan aktif dengan menurunkan tenaga kesehatan profesional ke lokasi terdampak serta membuka posko-posko kesehatan untuk memberikan layanan medis secara langsung kepada masyarakat.
Kehadiran posko kesehatan ini menjadi garda terdepan dalam memastikan akses layanan kesehatan tetap tersedia, khususnya bagi masyarakat di wilayah pengungsian dan daerah dengan keterbatasan fasilitas medis.
Sementara itu, AdMedika turut mendukung operasional layanan kesehatan di lapangan melalui penyediaan kebutuhan medis, termasuk vaksin tetanus, sebagai langkah pencegahan terhadap risiko infeksi dan komplikasi kesehatan pascabencana, terutama bagi masyarakat dengan luka terbuka dan keterbatasan akses layanan kesehatan.













































