jpnn.com - SORONG - Sebanyak 532 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya, resmi menerima surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai aparatur sipil negara.
Wali Kota Sorong Septinus Lobat mengatakan bahwa 531 CPNS dan PPPK di lingkup Pemerintah Kota Sorong resmi menerima SK, meskipun daerah saat ini dihadapkan pada tantangan fiskal dan keterbatasan anggaran.
Septinus Lobat mengatakan bahwa pengangkatan CPNS dan PPPK merupakan komitmen pemda meskipun kondisi keuangan daerah terbatas.
“Ini menjadi pekerjaan rumah sekaligus tantangan besar. Anggaran daerah sangat terbatas, sementara angka pengangguran di Sorong sudah menembus 9,8 persen, termasuk yang tertinggi di Papua Barat Daya,” ujar Septinus Lobat pada acara penyerahan SK tersebut di Gedung Lamber Jitmau Kota Sorong, Selasa (27/1).
Wali Kota menjelaskan para peserta yang menunggu pengangkatan selama ini termasuk dalam kategori pengangguran terbuka, sehingga pemerintah merasa memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk segera menindaklanjuti pengangkatan tersebut.
“Untuk mengangkat adik-adik semua, pemerintah harus memastikan kemampuan keuangan daerah terlebih dahulu. Kalau ada, kita jalankan. Ini bukan janji, tetapi komitmen nyata,” ungkapnya.
Dia pun mengingatkan seluruh CPNS dan PPPK agar menjaga disiplin, integritas, dan dedikasi, serta tetap memegang tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
Dia juga berharap melalui pengangkatan ini para CPNS dan PPPK dapat memperkuat pelayanan publik, menekan angka pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Sorong.





















.jpeg)






















