jpnn.com, SUMATERA BARAT - Universitas Indonesia (UI), Politeknik Negeri Padang (PNP), dan Universitas Diponegoro (UNDIP) melakukan kolaborasi dalam penanganan banjir bandang di Sumatra Barat.
Aksi sosial yang dilakukan tiga perguruan tinggi itu mendapatkan sambutan positif dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.
Tiga kampus perguruan tinggi tersebut melaksanakan kolaborasi respons tanggap bencana di Sumatra Barat berdasarkan keilmuan masing-masing.
Universitas Indonesia dan PNP turun langsung ke wilayah Nagari Padang Laweh Malalo, Nagari Guguak Malalo, dan Nagari Sumpur yang masuk Kecamatan Batipuh Selatan, Kab. Tanah Datar.
Sementara itu, UNDIP di Kota Padang dan Kabupaten Agam.
Mahyeldi menyambut hangat kehadiran rombongan dan mengapresiasi ketiga perguruan tinggi itu karena sudah turun langsung untuk membantu masyarakat yang terdampak.
"Kontribusi nyata UI, PNP, dan UNDIP yang hadir langsung membantu masyarakat terdampak. Kolaborasi berbasis keilmuan seperti ini sangat dibutuhkan, tidak hanya pada massa tanggap darurat, tetapi juga memperkuat mitigasi dan pengurangan risiko," kata Gubernur Mahyeldi dalam siaran persnya, Kamis (1/1/2026).
Mahyeldi juga menyoroti upaya pemetaan geologi Sumatra Barat. Faktor tersebut dianggap penting karena menjadi sumber peristiwa seperti banjir, longsor.















































