23 Prajurit Marinir Korban Longsor Cisarua KBB Dapat Santunan Rp 25 Juta 

1 week ago 38

23 Prajurit Marinir Korban Longsor Cisarua KBB Dapat Santunan Rp 25 Juta 

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ditemui di lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/1/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan seluruh korban meninggal dunia dalam peristiwa tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, akan mendapatkan santunan kematian.

Santunan tersebut juga berlaku untuk 23 prajurit marinir yang disebut ikut jadi korban tertimbun material longsor.

Dedi mengatakan, prajurit TNI AL yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan kematian masing-masing Rp25 juta. 

"Bagi mereka yang mengalami musibah kematian, diakibatkan karena longsor, baik kematian biasa atau gugur saat latihan. Kami sudah berkomitmen memberikan santunan Rp 25 juta per ahli waris," kata Dedi ditemui di lokasi longsor, Selasa (27/1/2026). 

Nantinya, anggota keluarga dari marinir tersebut akan menerima langsung santunan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

"Mereka yang anggota marinir pun nanti ada keluarganya, ahli warisnya nanti kami berikan," tuturnya.

Selain marinir TNI AL, santunan juga diberikan kepada dua anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua yang tewas dalam kecelakaan saat membantu proses pencarian korban longsor.

Dua anggota polisi itu Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery.

Puluhan Prajurit marinir TNI AL yang jadi korban longsor Cisarua KBB, mendapatkan santunan kematian sebesar Rp25 juta.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |