Usul Ganti PT Pakai Fraksi Gabungan, Said PDIP: Bakal Menyulitkan dalam Praktik Politik

5 days ago 41

 Bakal Menyulitkan dalam Praktik Politik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Foto: Aristo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menyebut fraksi gabungan sulit terlaksana ketika muncul wacana penghapusan ambang batas parlemen atau parlementary treshold (PT) empat persen.

"Usulan mengganti PT dengan gabungan fraksi dari partai partai kecil ini akan menyulitkan atas praktik politiknya," kata Said kepada awak media, Jumat (30/1).

Belakangan, muncul ide menghapus ambang batas parlemen dengan memakai fraksi gabungan bagi partai kecil di DPR.

Ide menghapus ambang batas parlemen demi membuat suara jutaan pemilih terakomodasi partai di Senayan.

Said menyebutka fraksi gabungan membuat partai kecil kecil dipaksa kawin paksa dengan ideologi dan watak parpol berbeda.

Ketua Banggar DPR RI itu menyebut fraksi gabungan bisa dilakukan di negara berciri homogen, bukan multikultur seperti Indonesia. 

"Corak politik kita lebih multikultural dan hal ini bisa menciptakan keputusan deadlock di internal fraksi gabungan partai partai," kata Said.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu mengatakan keberadaan ambang batas parlemen empat persen akan mendorong konsolidasi demokrasi di parlemen lebih efektif.

Ketua DPP PDIP Said Abdullah menyebut fraksi gabungan sulit terlaksana ketika muncul wacana penghapusan ambang batas parlemen.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |