jpnn.com - NEW YORK - Mimpi Amerika Serikat melihat pemainnya menjuarai nomor tunggal grand slam US Open 2026 kandas.
Setelah gagal menempatkan satu pun pemainnya di final putri, AS pun kembali tak bisa melihat putra bangsanya mengangkat trofi.
Pada final tunggal putra di Arthur Ashe Stadium, Senin (14/9) dini hari WIB, asa tuan rumah bernama Ben Shelton kalah dari petenis Jerman Alexander 'Sascha' Zverev.
Ben Shelton yang sudah mendapat dukungan sekitar 90 persen penonton di tribune itu kalah 3-6, 6(2)-7(7), 7-5, 2-6.
Upaya Ben menjadi petenis putra pertama Negeri Paman Sam yang memenangi turnamen utama sejak Andy Roddick mencapainya 23 tahun silam pun gagal.
Buat Sascha, gelar US Open 2026 merupakan titel keduanya di grand slam setelah Roland Garros 2026.
Sascha bisa dibilang tak menemukan kesulitan keluar dari serangan atau tekanan Ben Shelton.
Rekor pertemuan sebelumnya juga sangat memihak Sascha. Bule Jerman itu unggul 5-0 sebelum final.
















































