jpnn.com, PALEMBANG - Bukan sekadar tontonan, film Istimewa membawa pesan tentang perjuangan, kesetaraan, dan kesempatan bagi penyandang disabilitas.
Pesan tersebut mendapat perhatian Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat menghadiri pra-penayangan film Istimewa di bioskop Palembang Indah Mall.
Film tersebut akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 17 September 2026.
Deru menilai film Istimewa memiliki nilai edukasi yang kuat, khususnya bagi generasi muda. Film ini menggambarkan kehidupan anak-anak penyandang disabilitas yang berjuang menjalani kehidupan, meraih kemandirian, serta memperoleh kesempatan yang setara.
"Filmnya bagus dan kayak ditonton anak sekolah karena memberikan gambaran kita agar berteman jangan membedakan yang disabilitas dengan yang bukan disabilitas," ungkap Deru, Senin (15/9/2026).
Menurut Deru, penyandang disabilitas tidak seharusnya ditempatkan sebagai kelompok yang berbeda dalam kehidupan sosial.
"Mereka memiliki hak yang sama untuk bekerja, beraktivitas, mengembangkan kemampuan, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat," ujar Deru.
Karena itu, dia mendorong para pelajar menyaksikan film tersebut. Menurutnya, film Istimewa dapat menjadi media pembelajaran untuk menumbuhkan sikap saling menghargai serta mengajarkan anak-anak agar tidak menilai seseorang berdasarkan kondisi fisik maupun keterbatasannya.
















































