UPGRIS Berkurban, Refleksi Nilai Pengorbanan Nabi Ibrahim AS

5 hours ago 19

Sabtu, 30 Mei 2026 – 11:15 WIB

UPGRIS Berkurban, Refleksi Nilai Pengorbanan Nabi Ibrahim AS - JPNN.com Jateng

Rektor UPGRIS Sri Suciati menyerahkan simbolik hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. FOTO: Humas UPGRIS.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengurbankan tujuh ekor sapi dan empat ekor kambing pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Daging hewan kurban ini dibagikan kepada masyarakat sekitar kampus, rumah yatim piatu, dan pondok pesantren.

Rektor UPGRIS Sri Suciati mengatakan momentum berkurban menjadi ruang refleksi bersama mengenai nilai pengorbanan, keikhlasan, komunikasi, hingga kepemimpinan yang diwariskan Nabi Ibrahim AS.

Dirinya menuturkan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS sesungguhnya menghadirkan teladan kepemimpinan yang sangat maju dan relevan hingga saat ini.

“Kalau saya memaknai kisah Nabi Ibrahim, kepemimpinan beliau beratus-ratus tahun yang lalu itu sesungguhnya sudah menunjukkan kepemimpinan transformasional. Bahkan beliau juga telah menerapkan collaborative leadership,” ujarnya, Sabtu (30/5).

Menurutnya, Nabi Ibrahim memiliki keyakinan penuh bahwa perintah menyembelih Nabi Ismail merupakan ketetapan Allah SWT yang harus dijalankan.

Namun dalam prosesnya, Nabi Ibrahim tidak menggunakan kekuasaan sebagai seorang ayah untuk memaksakan kehendak kepada putranya.
Sebaliknya, Nabi Ibrahim justru membangun komunikasi dan kesadaran bersama dengan Nabi Ismail.

“Beliau tahu persis bahwa itu adalah perintah Allah. Tetapi beliau tetap mengomunikasikan kepada putra tercintanya, Nabi Ismail. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak selalu menggunakan kekuasaan untuk memaksa anak buah, tim, atau anggota. Kepemimpinan justru membangun kesadaran bersama,” ujarnya.

Dia menyebut nilai tersebut sangat penting diterapkan dalam kehidupan organisasi dan dunia pendidikan saat ini. Sebab keputusan besar akan lebih mudah dijalankan ketika lahir dari kesadaran dan komitmen bersama, bukan keterpaksaan.

Momentum berkurban jadi ruang refleksi pengorbanan, keikhlasan, komunikasi, hingga kepemimpinan yang diwariskan Nabi Ibrahim AS.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |