Uni Irma Setuju Usul KPK soal Capres Harus Kader Parpol, Ini Alasannya

5 days ago 22

Uni Irma Setuju Usul KPK soal Capres Harus Kader Parpol, Ini Alasannya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago. Foto: Antara

jpnn.com - Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago setuju dengan usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait calon presiden atau capres harus berasal dari kaderisasi partai politik (parpol), agar kader-kader memiliki motivasi dan tanggung jawab.

Sebagai kader partai, dia menyebut jenjang karier di parpol pun bakal mendorong para kader untuk setia terhadap partainya.

"Tentu saya sebagai kader partai setuju," kata Irma dalam keterangan di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Menurut dia, figur-figur yang ingin menjadi calon presiden atau wakil presiden juga harus masuk terlebih dahulu sebagai kader partai politik jika ingin mendapatkan dukungan. Dengan begitu, figur itu pun memiliki tanggung jawab moral ke partainya.

Di samping itu, Irma juga mengatakan sebaiknya ada kaderisasi untuk para calon ketua umum partai politik. Namun, dia menilai usulan ketua umum partai politik yang bisa menjabat hanya selama dua periode akan menimbulkan perdebatan.

"Namun sebaiknya memang harus ada kaderisasi agar jika terjadi sesuatu pada ketua umum maka partai bisa tetap bertahan," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan partainya telah memiliki sistem kaderisasi melalui Akademi Bela Negara (ABN) milik NasDem. Setiap tahunnya, kata dia, NasDem pun menggelar kaderisasi berjenjang.

"Mungkin Nasdem merupakan salah satu partai yg terdepan karena sejak awal telah memiliki akademi bela negara (ABN) yang merupakan sentral kawah candradimuka," kata Hermawi.

Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago setuju dengan usulan terkait calon presiden atau capres harus kader parpol.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |