jpnn.com, JAKARTA - PhotoBebaz mendorong konsep “designed experience” sebagai respons terhadap fenomena kelelahan media sosial di kalangan generasi muda.
Fenomena tersebut muncul di tengah tingginya konsumsi konten digital, di mana pengguna tidak hanya aktif mengakses, tetapi juga memproduksi konten secara masif setiap hari.
Berdasarkan laporan We Are Social dan Meltwater, masyarakat Indonesia menghabiskan lebih dari tiga jam per hari di media sosial, yang turut memicu perubahan perilaku pengguna.
Seiring meningkatnya paparan konten, muncul gejala social media fatigue yang ditandai dengan kejenuhan terhadap konten repetitif serta tekanan untuk terus berbagi aktivitas.
Dalam kondisi tersebut, pengguna menjadi lebih selektif dalam memilih konten yang akan dibagikan, sekaligus menjadikan konten sebagai bagian dari identitas digital.
Founder PhotoBebaz Reyno Anggoro, mengatakan perubahan ini mendorong kebutuhan akan pengalaman yang lebih terkonsep dalam pembuatan konten.
“Orang tidak hanya mencari hasil foto, tetapi juga momen yang berbeda dan layak untuk dibagikan,” ujarnya.
Menjawab kebutuhan tersebut, PhotoBebaz mengembangkan pendekatan designed experience melalui layanan photobox interaktif yang menghasilkan konten lebih estetik dan relevan.









































