jpnn.com, MAKASSAR - Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Universitas Hasanuddin menorehkan lompatan besar yang mengubah wajah perguruan tinggi negeri di kawasan timur Indonesia.
Periode 2022-2025 menjadi fase akselerasi, ketika Unhas tidak hanya mengejar target, tetapi melampauinya lebih cepat dari yang direncanakan.
Salah satu tonggak penting adalah keberhasilan Universitas Hasanuddin menembus Top 1000 QS World University Rankings yakni pada peringkat 951-1000, dua tahun lebih cepat dari target yang telah ditetapkan.
Pencapaian itu menegaskan posisi Unhas sebagai perguruan tinggi yang semakin diperhitungkan dalam peta pendidikan tinggi global, sekaligus memperkuat identitasnya sebagai kampus riset yang konsisten mengedepankan kualitas dan daya saing internasional
Pada pemeringkatan ini, Unhas juga berada di peringkat ke-12 nasional serta peringkat ke-20 di Asia Tenggara versi QS Asia University Rankings 2025.
Pengakuan internasional juga terlihat pada aspek keberlanjutan, di mana Unhas masuk dalam QS Sustainability Report 2025 dengan peringkat 667 dunia.
Pencapaian tersebut makin diperkuat melalui UI GreenMetric World University Rankings 2025, dengan raihan peringkat ke-85 dunia, meningkat dari peringkat 92 pada tahun sebelumnya. Dari 1.745 perguruan tinggi di 105 negara yang dinilai, Unhas sebagai kampus hijau di kawasan Indonesia Timur.
Dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE), Unhas tercatat pada THE World University Rankings 2025 (peringkat 1501+ dunia) dan menunjukkan kinerja yang baik pada bidang Life Sciences, Medical and Health, Physical Sciences, dan Engineering.














































