Transformasi Bisnis, Bank Mandiri Taspen Garap Segmen 40 Plus

7 hours ago 16

Transformasi Bisnis, Bank Mandiri Taspen Garap Segmen 40 Plus

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bank Mandiri Taspen mulai menggarap segmen usia 40 Plus sebagai strategi transformasi bisnis menuju KBMI 3. Foto: Djainab Natalia Saroh/jpnn

jpnn.com, BALI - Bank Mandiri Taspen mulai mentransformasi model bisnisnya dengan memperluas layanan kepada masyarakat berusia 40 tahun ke atas atau segmen 40 Plus.

Langkah tersebut menjadi strategi perseroan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis sekaligus mendukung target naik kelas menjadi bank Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 3 pada 2028.

Head of Strategic & Performance Management Department Bank Mandiri Taspen Agus Syaiful Anwar, mengatakan selama ini perseroan dikenal sebagai bank yang fokus pada pembiayaan pensiunan, dengan sekitar 99 persen portofolio kredit berasal dari segmen tersebut.

Ke depan, perseroan mulai membangun hubungan dengan calon pensiunan jauh sebelum memasuki masa purnatugas.

Menurut Agus, strategi tersebut bertujuan mempersiapkan masyarakat agar lebih siap secara finansial, mental, dan produktif ketika memasuki masa pensiun.

Dengan demikian, Bank Mandiri Taspen tidak hanya hadir saat nasabah memasuki usia pensiun, tetapi sejak mereka masih aktif bekerja.

"Kami mulai mencanangkan masuk ke 40 Plus. Bukan berarti keluar dari segmen pensiun, tetapi kami menjemput bola mempersiapkan generasi 40 Plus agar ketika pensiun nanti sudah merdeka secara finansial, sehat, aktif, dan tetap memiliki aktivitas," ujar Agus, di Bali, Sabtu (4/6).

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Bank Mandiri Taspen mulai menawarkan berbagai solusi investasi, edukasi keuangan, hingga program kewirausahaan bagi calon pensiunan.

Bank Mandiri Taspen mulai menggarap segmen usia 40 Plus sebagai strategi transformasi bisnis menuju KBMI 3.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |