jpnn.com, MUSI BANYUASIN - Berbagai elemen masyarakat di Musi Banyuasin (Muba) yang menyatakan dukungan agar posisi Polri tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Sejumlah tokoh di Muba menyampaikan pernyataan sikap tersebut melalui video pernyataan resmi yang beredar di tengah masyarakat.
Sejumlah tokoh itu, seperti Ketua LDII Kabupaten Musi Banyuasin Daud Sobri, tokoh masyarakat Muba Zainuri, Ketua NU Muba Zazuli, Kepala Desa Sereka Suryanto, Ulama Subahan selaku Ketua Masjid hingga praktisi hukum.
"Saya menyatakan Polri tidak boleh di bawah kementerian apapun karena polisi adalah pelindung, pengayom untuk rakyat Indonesia, polisi harus langsung bertanggung jawab kepada Presiden RI. Untuk itu polisi harus di bawah naungan presiden," tegas Ketua NU Muba Zazuli, Jumat (30/1/2026).
Mereka menilai di tengah dinamika sosial saat ini, peran Polri masih sangat dibutuhkan sebagai penegak hukum sekaligus pelindung dan pelayan masyarakat.
Menanggapi dukungan tersebut, Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat Muba.
Dia menilai dukungan ini sebagai bentuk kepercayaan publik sekaligus amanah besar bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan.
“Besarnya dukungan masyarakat ini menjadi energi tambahan bagi Polri untuk terus menjalankan mandat konstitusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ujar AKBP Ruri.












































