jpnn.com, JAKARTA - Atlet para-atletik putri Indonesia, Tiwa, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan merebut medali emas nomor 1.500 meter putri klasifikasi T11, T13, dan T20 pada ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand, Rabu (21/1) malam. Tiwa pun tak tahan membendung tangis.
Bertanding di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, pada Rabu malam, atlet berumur 29 tahun itu berhasil mengungguli Orawan Kaising dan Prawatto Phaewa asal Thailand, yang masing-masing berada di peringkat kedua serta ketiga.
"Banyak yang meremehkan kemampuan saya dan hari ini saya mampu membuktikan diri untuk menyumbang medali emas," kata Tiwa sambil menangis tersedu-sedu.
"Tambah lagi saya baru debut, jadi medali ini sangat berkesan," katanya menambahkan.
Tiwa mampu membukukan waktu 5 menit 19,35 detik. Sementara Kaising dan Phaewa, masing-masing mencatatkan waktu 5 menit 26,20 detik dan 5 menit 36,58 detik.
Dia menyatakan, selama ini usaha keras terus dilakukannya, baik dalam menjalani program pelatnas, maupun latihan pribadi.
"Sebenarnya pinggang dan punggung saya juga lagi sakit, jadi kemenangan ini semakin berkesan," ujar dia.
Untuk menghadapi ASEAN Para Games 2025 Thailand, Indonesia menurunkan total 56 atlet yang mengikuti sejumlah disiplin nomor di antaranya lari 100 meter, 1.500 meter, lempar lembing, tolak peluru, dan balap kursi roda.(antara/jpnn)














































