jpnn.com, SANUR - The Solitaire di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali, menjadi fasilitas pendukung penyelenggaraan Post Conference Workshop hari ketiga 29th InaPRAS 2026 pada Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan dokter dan profesional di bidang bedah plastik serta aesthetic medicine dari Indonesia dan mancanegara dalam forum ilmiah yang membahas perkembangan teknik, teknologi, dan pendekatan terbaru di bidang bedah plastik.
Rangkaian acara diawali sambutan Kepala Administrator KEK Sanur dan Kura-Kura Bali dr. Ida Bagus Anom Suryadiputra, MH, Direktur PT Bluecross Medika Internasional Rudy Surjanto, serta Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI/InaPRAS) dr. Najatullah, Sp.BP-RE (K), MARS bersama Ketua Panitia 29th InaPRAS 2026 dr. Bambang Wicaksono, Sp.B.P.R.E., Subsp.E.L. (K).
Sebelum workshop dimulai, The Solitaire dan InaPRAS menggelar seremoni apresiasi dan serah terima plakat sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan ilmiah tersebut.
The Solitaire menyerahkan plakat kepada InaPRAS yang diterima dr. Najatullah, sedangkan InaPRAS memberikan sertifikat dan plakat kepada Rudy Surjanto.
Rudy mengatakan penyelenggaraan workshop menjadi kesempatan bagi para dokter untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman klinis, sekaligus mengikuti perkembangan teknik terbaru dalam bedah plastik.
“Kami merasa sangat terhormat The Solitaire dapat menjadi bagian dari rangkaian 29th InaPRAS 2026, khususnya sebagai venue untuk Post Conference Workshop yang menghadirkan para ahli dari Indonesia maupun internasional,” ujar Rudy.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapat kesempatan berdiskusi mengenai pengambilan keputusan klinis, teknik bedah, penanganan pasien, serta perkembangan teknologi yang digunakan dalam praktik bedah plastik modern.

















































