bali.jpnn.com, NUSA DUA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat (hub) konektivitas digital di kawasan Asia Pasifik.
Langkah strategis ini didukung melalui program transformasi berkelanjutan TLKM 30 serta penguatan infrastruktur jaringan kabel bawah laut global.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan di tengah dinamika krisis geopolitik dan perang dagang global, perairan Indonesia memiliki posisi sangat vital sebagai rute alternatif kabel bawah laut dunia demi menjamin stabilitas konektivitas internasional.
"Ambisinya adalah memposisikan Indonesia bukan hanya sebagai tujuan konektivitas, tetapi sebagai hub strategis di kawasan Asia Pasifik.
Masa depan konektivitas tidak akan dibangun oleh satu perusahaan atau satu negara saja, melainkan dibangun bersama melalui kolaborasi ekosistem," ujar Dian Siswarini saat membuka Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 ke-11 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Rabu (26/8).
Untuk merealisasikan target tersebut, Telkom secara konsisten mengalokasikan sekitar 18 hingga 20 persen dari total pendapatan konsolidasi tahunannya khusus untuk investasi infrastruktur digital.
Dalam rencana jangka panjangnya, Telkom menyiapkan penguatan dua koridor jalur kabel laut utama.
Untuk jalur utama ini saat ini melayani kawasan Intra-Asia, Trans-Pasifik, dan Asia-Eropa.






































