Tanpa Bendera dan Delegasi, Peringatan KAA ke-71 Dirayakan Sederhana

2 hours ago 17

Sabtu, 18 April 2026 – 15:15 WIB

Tanpa Bendera dan Delegasi, Peringatan KAA ke-71 Dirayakan Sederhana - JPNN.com Jabar

Gedung Merdeka tempat digelarnya Konferensi Asia Afrika di tahun 1955 yang terletak di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Di tengah riuh lalu lintas Jalan Asia Afrika, Gedung Merdeka tetap berdiri tenang, menyimpan jejak peristiwa besar dunia yaitu Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Namun, memasuki peringatan ke-71 tahun ini, suasananya terasa berbeda, lebih hening, dan sederhana.

Tak ada deretan 29 bendera negara peserta yang biasanya berkibar di halaman Gedung Merdeka. Juga tak terlihat rombongan delegasi luar negeri yang dahulu menjadi simbol gaung internasional konferensi bersejarah tersebut.

Sebagai gantinya, peringatan KAA tahun ini diarahkan pada kegiatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Mulai hari ini 18 hingga 25 April 2026, museum menghadirkan rangkaian program publik yang sederhana namun bermakna.

Pengunjung dapat menelusuri jejak sejarah melalui walking tour sejauh satu kilometer, mengikuti workshop menulis braille, hingga menyelami kisah di balik koleksi melalui program “Dixie on Site”.

Dalam program ini, museum membuka ruang bagi publik untuk memahami bagaimana artefak KAA dirawat dan dilestarikan.

“Kami ingin fokus pada program-program yang bisa langsung dirasakan masyarakat, khususnya di Bandung,” ujar Kepala Seksi Publikasi dan Promosi Nilai-nilai KAA, Christoforus Harjuno Katon Bhaskoro.

Keputusan untuk menyederhanakan peringatan bukan tanpa alasan. Keterbatasan sumber daya membuat sejumlah agenda besar, termasuk pengibaran bendera dan undangan internasional, harus ditiadakan tahun ini.

"Terkait pengibaran bendera, untuk tahun ini kami tidak menyelenggarakannya karena keterbatasan sumber daya di museum," ujar Harjuno.

Peringatan ke-71 Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung digelar sederhana, tanpa seremonial dan bendera, fokus pada kegiatan publik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |